Siaran Pers: Peringatan HAS di Lagoa (Jakut) 12-12-2016

SIARAN PERS

Kepada Yth. Redaktur Berita

WARGA LAGOA DUKUNG ORANG YANG TERINFEKSI HIV DAPATKAN PENGOBATAN

 

Warga Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara menyatakan dukungannya pada orang yang terinfeksi HIV untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan. Dukungan tersebut secara simbolis dinyatakan dalam aksi flashmob Dance 4 Life dan Jalan Sehat Bersama Mendukung Orang yang terinfeksi HIV, yang dimotori oleh remaja Karang Taruna dan Kader Masyarakat RW 02 Kelurahan Lagoa. Tidak hanya itu, Kader Masyarakat dan Karang Taruna juga mengajak seluruh warga melakukan tes HIV bersama, sebagai langkah awal pengobatan dan perawatan. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 12 Desember 2016 pukul 07.00 hingga 13.00 WIB di RW 02 Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara.

Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menunjukkan jumlah kumulatif HIV dari tahun 1987 sampai Juni 2016 sebanyak 208.920 orang, sedangkan total kumulatif kasus AIDS sebanyak 82.556 orang. Data tersebut juga menyebutkan transmisi HIV paling banyak terjadi pada kelompok laki-laki, heteroseksual, usia 25-49 tahun. Kasus AIDS kumulatif 1987 – Juni 2016 terbanyak pada kelompok laki-laki (56%), heteroseksual (67,6%), usia 20-29 tahun (31,4%), sedangkan berdasarkan profesi yang terbanyak kasus AIDS kumulatif tahun 1987 – Juni 2016 adalah kelompok ibu rumah tangga yaitu sebanyak 11.655 orang.

Data di atas menunjukkan bahwa HIV tidak hanya menginfeksi kelompok tertentu saja, seperti pekerja seks perempuan, transgender, pengguna napza suntik, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki saja, tetapi dapat mengifeksi siapa saja yang mempunyai perilaku beresiko tinggi terinfeksi HIV. Satu-satunya cara untuk mengetahui seseorang terinfeksi HIV adalah dengan melakukan tes darah. Ketika seseorang telah mengetahui status HIV-nya, maka peluang untuk mendapatkan pengobatan antiretroviral (ARV) lebih besar, serta dapat mencegah penularan HIV ke orang lain.

Dukungan masyarakat mempunyai peran penting dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS, serta mengikis stigma pada orang yang terinfeksi HIV. Dukungan masyarakat juga dapat mempersempit ruang diskriminasi pada orang yang terinfeksi HIV. Penerimaan masyarakat pada orang yang terinfeksi HIV di lingkungannya, akan membantu upaya peningkatan kualitas hidup orang yang terinfeksi HIV.

PKBI Cabang Jakarta Utara melalui Program Tes HIV, Perawatan, Dukungan dan Pengobatan melalui Pemberdayaan Masyarakat yang didukung oleh AIDS Healthcare Foundation – Indonesia mengajak masyarakat untuk dapat sadar akan kesehatannya. Salah satunya dalam momen Hari AIDS Sedunia ini, masyarakat di RW 02 Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara dapat ikut serta dalam menilai faktor risiko terkait HIV dan AIDS, dan memberikan dukungan kepada orang dengan HIV di lingkungannya.

Tentang PKBI DKI Jakarta:

PKBI DKI Jakarta adalah sebuah organisasi non pemerintah yang mempunyai perhatian pada upaya pemenuhan hak kesehatan seksual dan reproduksi masyarakat, termasuk di dalamnya hak atas kesehatan terkait HIV dan AIDS. PKBI DKI Jakarta mempunyai 5 cabang di wilayah Jakarta, salah satunya adalah PKBI Cabang Jakarta Utara. Program-program PKBI DKI Jakarta meliputi Program Pelayanan Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Program Pemberdayaan Masyarakat, dan Program Remaja melalui Centra Mitra Muda.

Susunan acara:

KEGIATAN

WAKTU

 
Peserta Jalan Sehat Bersama  Mendukung Orang yang Terinfeksi HIV berkumpul di depan Kantor RW 02, Kel. Lagoa, Kec. Koja, Jakarta Utara.

Daftar Ulang peserta.

06.00 – 07.00  
Flashmob – Dance for Life – Karang Taruna 07.00 – 08.00  
Jalan Sehat Bersama Mendukung Orang yang Terinfeksi HIV 08.00 – 09.00  
Konferensi Pers 09.00 – 10.00  
Tes Kesehatan dan Tes HIV Bersama (simbolis oleh Bapak Lurah dan Bapak Ketua RW 02, Kel. Lagoa, Kec. Koja, Jakarta Utara) 10.00 – 10.30  
Lanjutan Tes Kesehatan dan Tes HIV Bersama – diiringi dengan hiburan dan pembagian doorprize 10.30 – 13.00  

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

  • Heni Mulyati (0815 815 6913)
  • Siti Aisyah (0812 9686 6143)